Sebanyak 36 jemaah umrah keberangkatan 21 September 2026 resmi diberangkatkan oleh Mahira Tour. Prosesi pelepasan perdana jamaah ini dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi berbeda, yaitu di Desa Gunung Labu, Kabupaten Kerinci dan di Tebo Ulu, Kabupaten Tebo.
Pelepasan di dua wilayah tersebut berlangsung khidmat dan dipenuhi suasana haru dari pihak keluarga yang ikut mengantarkan jemaah. Setelah dari daerah asal masing-masing, seluruh jemaah kemudian bertolak menuju lokasi pemberangkatan berikutnya.
Selanjutnya, Mahira Tour menggelar prosesi tahap kedua yang dilaksanakan di salah satu hotel yang berada dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Agenda ini sekaligus menjadi titik kumpul akhir dan pemantapan bagi seluruh jamaah sebelum terbang menuju Arab Saudi.
Direktur Mahira Tour, Ustadz Khilal Hamdan menyampaikan bahwa pihak travel telah memastikan seluruh kesiapan akomodasi dan fasilitas terbaik demi menunjang kekhusyukan ibadah para jamaah selama di Makkah dan Madinah.
"Kami berkomitmen penuh untuk mengawal perjalanan ibadah ini agar berjalan dengan aman, nyaman, dan sesuai sunnah. kami meminta para jamaah untuk terus menjaga kesehatan dan fokus pada agenda ibadah selama di Tanah Suci." ujar Ustadz Khilal Hamdan
Rombongan jemaah dijadwalkan langsung terbang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan akan medatangi Madinah terlebih dahulu untuk melaksanakan ibadah sebelum melanjutkan ragkaian umrah di Makkah.