Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh calon jamaah umrah adalah soal pembayaran. "Berapa DP-nya? Bisa dicicil nggak? Bagaimana kalau belum lunas mendekati keberangkatan?" Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat wajar, karena masalah pembayaran sering kali menjadi pertimbangan utama sebelum mendaftar umrah.
Di segmen #SidakMahira kali ini, Kami berkesempatan mewawancarai langsung Kak Maya, satu-satunya Finance di Mahira Tour, untuk menjawab semua pertanyaan seputar sistem pembayaran DP umrah. Simak wawancara lengkapnya di bawah ini!
DP Umrah Hanya Rp 5 Juta
Dalam wawancaranya, Kak Maya menjelaskan bahwa untuk mendaftar umrah di Mahira Tour, jamaah cukup membayar DP sebesar Rp 5 juta saja. Dengan DP tersebut, seat keberangkatan jamaah sudah langsung diamankan.
"DP-nya hanya 5 juta saja. Setelah itu, kami langsung memberikan perlengkapan jamaah." — Maya, Finance Mahira Tour
Setelah DP, Jamaah Langsung Mendapat Perlengkapan
Yang menarik, setelah membayar DP, Mahira Tour langsung memberikan perlengkapan jamaah. Jadi, jamaah tidak perlu menunggu hingga lunas untuk mendapatkan perlengkapan umrahnya. Ini menunjukkan komitmen Mahira Tour dalam memberikan pelayanan terbaik sejak awal pendaftaran.
Fleksibel: Bisa Diangsur atau Dibayar Sekaligus
Untuk sisa pembayaran, Maya menegaskan bahwa jamaah diberikan dua opsi yang fleksibel:
- Diangsur secara bertahap — jamaah bisa mencicil sisa biaya sesuai kemampuan
- Dibayar sekaligus (lunas) — bagi yang ingin langsung melunasi
Yang terpenting, seluruh pembayaran harus sudah lunas maksimal 30 hari sebelum tanggal keberangkatan.
Ada Toleransi untuk Jamaah yang Terlambat Bayar
Lalu bagaimana jika jamaah terlambat melunasi? Maya menjelaskan bahwa Mahira Tour memberikan toleransi yang disesuaikan dengan kondisi dan keadaan masing-masing jamaah.
"Kalau memang ada keterlambatan, Kami lihat dulu kondisi jamaahnya seperti apa, lalu kami berikan toleransi sesuai keadaan." — Maya, Finance Mahira Tour
Hal ini membuktikan bahwa Mahira Tour tidak hanya mengutamakan sisi bisnis, tetapi juga mengedepankan empati dan kenyamanan jamaah.